Padang, 21 Mei 2024 — Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri mengadakan kegiatan sosialisasi kebangsaan di SMA Adabiah, Padang. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa tentang pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dalam menghadapi berbagai ancaman, termasuk terorisme dan radikalisme.

Kegiatan SOSIALISASI KEBANGSAAN Dibuka oleh KETUA YSO ADABIAH PADANG

Kegiatan yang berlangsung pada Rabu pagi ini dihadiri oleh siswa SMA Adabiah, beserta para guru dan staf sekolah. Acara dibuka oleh Ketua YSO Adabiah, Bapak Drs. H. Aristo Munandar, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap inisiatif Densus 88 dalam memberikan edukasi kepada para siswa.

"Kegiatan ini sangat penting untuk membekali generasi muda dengan pengetahuan yang tepat mengenai ancaman-ancaman yang dapat memecah belah bangsa. Kami berharap para siswa dapat memahami betapa pentingnya menjaga persatuan dan menjauhi segala bentuk kekerasan dan radikalisme," ujar Kepala SMAS Adabiah Padang, Ishlah Firdaus, S.Si, MM.

Dalam sosialisasi tersebut, tim dari Densus 88 memberikan materi mengenai sejarah dan perkembangan terorisme di Indonesia, modus operasi yang sering digunakan oleh kelompok teroris, serta cara-cara mencegah dan melaporkan kegiatan mencurigakan yang berpotensi mengancam keamanan.

Salah satu anggota Densus 88 yang menjadi narasumber dalam kegiatan ini, menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga kedamaian dan stabilitas negara. "Kalian adalah masa depan bangsa. Dengan pengetahuan yang kalian miliki, kalian dapat menjadi garda terdepan dalam melawan segala bentuk ancaman yang bisa merusak keutuhan NKRI,"

Para siswa juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan bertanya langsung kepada narasumber. Beberapa siswa mengajukan pertanyaan seputar cara mengenali tanda-tanda radikalisasi di lingkungan sekitar dan langkah apa yang harus dilakukan jika menemukan indikasi tersebut. Diskusi berjalan interaktif dan penuh antusiasme.

Selain memberikan materi, Densus 88 juga menayangkan video dokumenter pendek tentang bahaya radikalisme dan terorisme, serta testimoni dari mantan anggota kelompok radikal yang telah kembali ke masyarakat dan berkomitmen untuk hidup damai.

Kegiatan sosialisasi ini mendapat respon positif dari para siswa dan guru. Mereka berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara rutin untuk terus memperkuat wawasan kebangsaan dan kesadaran akan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

"Sosialisasi ini sangat membuka mata kami tentang ancaman nyata yang bisa terjadi kapan saja. Kami jadi lebih paham dan siap untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan kami," ujar seorang siswa kelas XI SMA Adabiah Padang.

Foto Bersama siswi SMA ADABIAH PADANG dengan Densus 88 Polri

Foto Bersama Siswa SMA ADABIAH PADANG Dengan Densus 88 Polri

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para siswa SMA Adabiah dan generasi muda pada umumnya semakin memahami pentingnya menjaga nilai-nilai kebangsaan dan menjadi agen perubahan dalam melawan segala bentuk ancaman terhadap NKRI.